Penyebab Kartu ATM Tertelan Dan Cara Mengurusnya – Buat Baru

Penablog.com – Beberapa waktu lalu setelah membayar tagihan kartu kredit bank Mega via ATM Mandiri karena saya sibuk periksa slip bukti pembayaran akhirnya lupa segera mengambil kartu ATM yang sudah keluar, entah berapa detik tapi tiba-tiba ATM tersebut masuk kembali alias tertelan mesin.

Sekian lama memiliki kartu ATM baru kali ini mengalami kejadian sampai tertelan dan penyebabnya sepele yaitu terlalu lama tidak segera mengambil kartu tersebut setelah keluar. Dengan sedikit jengkel dan panik, saya coba tanyakan pada petugas security yang kebetulan ada disitu, berikut kira-kira percakapannya.

Advertisements

Saya : Pa, kartu ATM saya tertelan bagaimana ni?
Security : Hubungi Hubungi Mandiri Call di nomor 14000
Saya : Ga ada cara lain Pa?
Security : Coba datang langsung ke Kantor Cabang

Karena saat itu kebetulan ada juga petugas ATM yang sedang memperbaiki mesin lainnya, sayapun coba bertanya dan berikut cuplikannya.

Saya : Maaf pa, kartu saya tertelan setelah transaksi, gimana ngatasinnya?
Petugas : Waduh, kita ga bisa bantu mba, kalau udah ketelen ga bisa diambil, coba urus langsung ke kantor cabang aja bikin baru.

Dengan rasa kecewa, apalagi saat itu hari jumat sekitar pukul 3 sore dan tidak mungkin sampai ke kantor cabang sebelum tutup, akhirnysa saya putuskan untuk menghubungi Mandiri Call di 14000, kemudian meminta pemblokiran agar aman karena ATM sudah tertelan.

Apa Penyebab Kartu ATM Tertelan?

Setelah mengelami kejadian ini sakhirnya saya coba cari-cari informasi tentang apa saja yang bisa menyebabkan kartu atm masuk kembali ke mesin atau tertelan dan berikut kesimpulannya:

  1. Terlalu lama mengambil kartu yang sudah keluar (separuh) setelah selesai melakukan transaksi, saya lupa tepatnya berapa detik waktu yang diberikan.
  2. Mesin ATM rusak, atau listrik padam saat akan melakukan transaksi. ternyata banyak juga nasabah lain yang pernah mengalami kartu atm tertelan karena listrik padam atau mati lampu terutama yang menggunakan mesin yang lokasinya ada di supermarket seperti Alfamart, Indomart dll. seperti yang diceritakan di postingan Kompasiana ini. ~ Transaksi ATM BCA tiba-tiba listrik padam
  3. Lupa PIN dan memasukan PIN yang salah berulang-ulang.

Itulah 3 penyebab yang bisa membuat atm tertelan mesin dan mungkin masih ada faktor lain yang belum saya tahu tetapi setelah mencari informasi ternyata 3 hal diatas merupakan yang paling banyak menjadi penyebabnya.

Apa Hal Petama Yang Harus Dilakukan Jika ATM Tertelan Mesin?

  1. Jangan Panik : catat/ingat lokasi dan waktu kejadian serta transaksi yang kamu lakukan (jika sudah berhasil) seperti kasus saya.
  2. Segera hubungi CS Bank terkait, dan minta pemblokiran kartu ATM. Yang akan diblokir hanya kartunya bukan tabungan secara keseluruhan artinya kamu masih bisa transaksi jika sudah mendaftar fasilitas sms banking atau internet banking tetapi tentu tidak bisa ambil tunai kecuali langsung ke bank.

Apa Yang Ditanyakan Petugas Bank Saat Meminta Pemblokiran?

Saya tidak tahu apakah ini prosedur umum untuk semua bank atau tidak tetapi berikut ini adalah beberapa hal yang ditanyakan oleh petugas CS saat kita minta pemblokiran kartu.

  1. Identitas dan data rekening: Nama, alamat sesuai dengan yang ada dibuku tabungan, nomor rekening, nama ibu kandung.
  2. Alasan pemblokiran. Saya jawab karena kartu tertelan mesin.
  3. Transaksi terakhir, saldo yang tersisa dan tempat kejadian. Untuk saldo kebetulan saya tidak ingat nominal tepatnya berapa tetapi untungnya masih ingat transaksi terakhir yang saya lakukan.

Setelah memberikan infomasi yang mereka butuhkan, kita diminta menunggu dan jangan tutup telepon karena proses pemblokiran akan dilakukan dan setelah selesai barulah mereka akan beritahu bahwa atm telah sukses diblokir baru kita tutup telepon.

Tips : sebelum telepon CS Bank, catat terlebih dahulu nomor rekening tabungan kamu dan jika telepon dari HP pastikan pulsa mencukupi, untuk amannya minimal ada sisa pulsa 20ribu.

Cara Mengatasi Kartu ATM Yang Tertelan Mesin

Setelah selesai meminta pemblokiran kartu via telepon ke CS Bank Mandiri, yang harus dilakukan selanjutnya adalah membuat kartu atm baru karena seperti sudah saya jelaskan diatas, kartu atm tersebut tidak bisa diambil kembali dan berikut adalah caranya.

  1. Cari lokasi kantor cabang terdekat, dan bawa buku tabungan + KTP.
  2. Ambil no antrian untuk ke CS Umum.
  3. Setelah mendapat giliran, beritahukan CS Bank kamu mau ganti kartu atm karena tertelan mesin, biasanya mereka akan tanya beberapa hal seperti kapan transaksi terkahir, kenapa bisa tertelan dll.
  4. Isi form yang disediakan dan jangan lupa siapkan uang 6.000 untuk biaya materai.
  5. Setelah ATM baru didapat, tanyakan pada petugas bank kapan bisa digunakan dan jangan lupa ganti dengan PIN baru.

FAQ
– Apa syarat dan berapa biaya mengganti kartu ATM?
* Seperti yang disebutkan diatas, bawa buku tabungan dan KTP, untuk biaya yang dikeluarkan hanya biaya materai 6.000 tidak ada yang lain (entah kalau bank lain)
– Bisakah mengganti ATM di luar kota / beda kota dengan tempat membuka rekening?
* Setahu saya bisa karena waktu meminta pengantian ATM saya lakukan di Bekasi sedangkan rekening tersebut saya buka di daerah Bogor (KTP masih sesuai dengan yang ada di buku tabungan)

Jadi tidak perlu lagi mencari cara mengambil kartu atm yang tertelan mesin karena memang tidak bisa diambil lagi dan harus membuat baru dengan datang langsung ke kantor cabang.

Kesimpulan : Saat ATM tertelan mesin jangan panik tapi segera hubungi CS bank terkait untuk meminta pemblokiran dan penggantian dengan kartu baru.

Jika kamu berada diluar kota/pulau yang berbeda dengan lokasi pembukaan rekening tanyakan juga bagaimana prosedur atau syarat yang diperlukan apa saja agar kamu tidak bulak-balik ke kantor cabang tersebut, tetapi dari pengalaman saya dua kali meminta penggantian ATM baru karena tertelan dan expired (BRI) keduanya saya lakukan di kota berbeda dengan tempat pembukaan rekening dan tidak ada masalah selama kita bawa buku tabungan dan KTP asli.

Baca juga : cara deposit Neteller pakai rekening bank lokal Mandiri.

Latest Comments
  1. Eka Ayu Permata Sari September 27, 2016
    • Dian Ayu L September 28, 2016
  2. Nurhasanah September 24, 2016
    • Dian Ayu L September 25, 2016
  3. Reza September 8, 2016
    • Dian Ayu L September 10, 2016
  4. irwan September 6, 2016
    • Dian Ayu L September 7, 2016
  5. Novianilestari August 31, 2016
    • Dian Ayu L September 1, 2016
  6. boy akhma August 23, 2016
    • Dian Ayu L August 24, 2016
  7. komang August 20, 2016
    • Dian Ayu L August 21, 2016
  8. Oky August 5, 2016
    • Dian Ayu L August 5, 2016
  9. lusi dwi kartika July 31, 2016
  10. khozine July 27, 2016
    • Dian Ayu L July 27, 2016
  11. uun June 6, 2016
    • Dian Ayu L June 7, 2016
  12. agus setiawan June 1, 2016
    • Dian Ayu L June 1, 2016
      • Mutia September 23, 2016
        • Dian Ayu L September 23, 2016
  13. agus setiawan June 1, 2016
    • Dian Ayu L June 1, 2016
  14. Heri paryanto May 2, 2016
    • Dian Ayu L May 2, 2016
  15. Muhamad yunus April 23, 2016
    • ayulistiab April 23, 2016
  16. Putri April 6, 2016
  17. Putri April 6, 2016
    • Penablog April 6, 2016
  18. crosess March 25, 2016
    • Penablog March 25, 2016
  19. indra March 5, 2016
    • Penablog March 6, 2016
  20. Kasiati Tambeng March 5, 2016
    • Penablog March 6, 2016
  21. noname February 28, 2016
  22. noname February 28, 2016
    • Penablog February 28, 2016
  23. peear February 27, 2016
    • Penablog February 27, 2016
  24. Syaftiawan February 22, 2016
    • Penablog February 23, 2016
  25. abdul majid February 9, 2016
    • Penablog February 9, 2016
  26. melvi February 5, 2016
    • Penablog February 6, 2016
  27. ulvi January 30, 2016
    • Penablog January 31, 2016
  28. rahmat January 30, 2016
    • Penablog January 30, 2016
  29. bari December 26, 2015
    • Penablog December 26, 2015
  30. arif setiyono December 14, 2015
    • Penablog December 15, 2015
  31. benny riansyah December 8, 2015
    • Ayu Listia December 8, 2015
  32. kamel October 26, 2015
    • Ayu Listia October 27, 2015