Usaha Sampingan Ibu Rumah Tangga Tanpa Modal, Arisan Barang Simak Yu Ceritanya

Mencari penghasilan tambahan bagi ibu rumah tangga ternyata tidak sulit baik yang belum memiliki banyak kesibukan maupun sudah mulai sibuk misal mengurus anak, antar jemput anak sekolah dan sebagainya.

Salah satu usaha sampingan yang patut dicoba adalah arisan barang, karena ibu-ibu biasanya suka banget dengan yang namanya arisan. Tanpa perlu keluar modal kita bisa menyediakan barang tertentu setiap bulannya saat arisan akan dikocok.

Advertisements

Ko bisa tanpa modal? Jelas bisa seperti yang dilakukan tetangga saya. Dia mengadakan arisan barang di komplek perumahan berupa sofa beb, kasur matras, dan seprei dengan jumlah anggota arisan minimal 8-10 orang dan biasanya dikocok diawal.

Kita ambil contoh saja, arisan seprei seharga 200.000 dengan anggota 8 orang, maka setiap bulan peserta harus setor sebesar 25.000 rupiah selama 8 bulan.

Pembayaran disepakati setiap awal bulan misalnya tanggal 1, nah pada hari yang sama (hari itu juga) pemenang arisan akan mendapatkan barang yaitu seprei.

Kalau begitu kita sebagai penyelanggara harus membeli barang duluan dong dan keluar modal? Tidak karena modelnya begini, saat tanggal 1 kan sudah pasti akan ada barang yang harus dibeli dan kita tunggu dana terkumpul dari ibu-ibu lalu saat full kita belanja atau lakukan pemesanan kepada supplier via telepon misalnya dan uangnya kita transfer.

Jadi jelas bukan, kita tidak perlu mengerluarkan modal, karena uang untuk membeli barang memang 100% dari uang arisan ibu-ibu tersebut.

Nah yang jadi kendala adalah kita harus mencari penjual/supplier barang dengan harga yang murah dibandingkan penjual lain agar bisa mendapatkan sedikit keuntungan, atau ada juga supplier yang biasanya memberikan diskon jika kita ajak kerja sama.

Seperti yang dilakukan tetangga saya, dia mencari supplier sofa bed, seprei kemudian menawarkan kerja sama akan mengadakan arisan barang dan setiap bulan akan mengambil satu barang dari supplier tersebut.

Kemudian coba nego harga agar bisa mendapatkan potongan, sebagai contoh barang dari penjual harga aslinya 200.000 tetapi karena sudah nego diawal dan akan membeli setiap bulan selama 8 bulan akhirnya bisa mendapat diskon 50.000 rupiah + gratis pengiriman, jadi barang dikirim ke rumah tanpa perlu keluar uang lagi untuk transport atau biaya pengiriman.

Ko kecil amat untung cuma 50.000 per bulan? Tenang ini kan hanya contoh saja, beda lagi kalau barang yang dijadikan arisan harganya lebih mahal misal 1.500.000, mungkin kita bisa mendapatkan keuntungan lebih.

Selain itu untuk memaksimalkan keuntungan tentu kita harus mencari ide lain selain arisan, misal setelah orang-orang tahu kualitas barang yang kita jual bagus maka tidak ada salahnya kita juga promosikan ke orang lain diluar anggota arisan dengan sistem penjualan langsung.

Tips Sebelum Mengadakan Arisan Barang Untuk Usaha Sampingan Dirumah

  1. Tentukan barang apa yang akan dijadikan arisan yang kira-kira dibutuhkan amggota arisan dan tidak terlalu mahal seperti peralatan rumah tangga, perlengkapan tidur.
  2. Cari penjual/supplier yang bisa memberi harga miring atau diskon dan mau diajak kerja sama untuk pengadaan barang. Usahakan anda tahu/mendatangi tokonya langsung untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, misalnya uang sudah ditransfer tetapi barang tidak dikirimkan.
  3. Pertimbangkan biaya transportasi atau pengiriman barang, usahakan cari penjual yang lokasinya dekat sehingga tidak mahal untuk ongkos kirim dan pengiriman barang cepat, kalau bisa mereka (penjual) yang menanggung pengiriman, jadi saat nego harga langsung saja tanyakan dengan ongkir total jadi berapa. Tujuannya agar anda tidak perlu mengeluarkan uang sepeser pun.
  4. Cari penjual yang mau dibayar dengan cara transfer agar anda tidak perlu keluar rumah atau pergi ke toko langsung untuk melakukan pembayaran.
  5. Sebelum mengajak orang untuk arisan, anda harus tahu dulu siapa saja yang kira-kira bisa dipercaya sehingga pembayaran tiap bulannya tidak macet atau telat.

Tanya Jawab
1. Bagaimana Jika Barang dan Harga yang diinginkan peserta arisan beda-beda?

Tidak masalah, jika barang yang diinginkan lebih dari satu macam maka jelas setoran akan berbeda tergantung harga barang

Misal dengan asumsi peserta arisan adalah 10 orang jadi lamanya arisan adalah 10 bulan.

Contoh

  • Ibu Wati maunya kasur seharga 800.000 rupiah maka tiap bulan setoran dia adalah 80.000.
  • Sedangkan Ibu Budi maunya seprei seharga 200.000 rupiah maka setoran dia per bulan adalah 20.000

Begitu seterusnya jadi tidak masalah jika barang yang diinginkan peserta beda-beda karena uang yang harus disetor tinggal kita sesuaikan saja.

Jika dilihat dari sistem kerjanya ini lebih mirip dengan sistem cicilan tanpa bunga dibandingkan arisan karena tidak jarang barang yang diinginkan berbeda-beda dan jumlah uang setoran arisan bulanan bisa berbeda pula sesuai dengan harga barang tentunya.

Sebetulnya masih ada banyak peluang usaha sampingan buat ibu rumah tangga dengan modal kecil bahkan tanpa modal sama sekali, tinggal kitanya saja yang mau berfikir kreatif atau tidak karena terbukti dengan mengadakan arisan barang pun kita bisa mendapatkan keuntungan yang lumayan.

Sayang tetangga saya tidak mau membeberkan secara detail dimana lokasi toko dia ambil barang, tetapi memang barang dikirim langsung oleh penjual sudah termasuk ongkir dan pembayaran via transfer bank.

Selain itu dia bisa mendapatkan potongan harga rata-rata 50.000 sampai 200.000 rupiah tergantung harga barang tentunya.

Itulah sedikit gambaran mengenai usaha sampingan yang bisa dijalankan dari rumah oleh ibu rumah tangga tanpa banyak menyita waktu, jika sobat pembaca memiliki ide lain atau cerita tentang arisan barang silahkan share cerita sobat disini.